Thursday, April 22, 2010

Kerna Dirimu Begitu Berharga..)

Jadilah diri anda lebih lembut

Daripada tiupan angin yang sepoi-sepoi

Dan lebih tinggi cita-citanya di dunia daripada bintang di langit..


Abu Thalhah mengajukan lamarannya untuk mempersunting Ummu Sulaim binti Mulhan dan menawarkan kepadanya mahar yang besar. Akan tetapi, Abu Thalhah terkejut dan lisannya kelu ketika Ummu Sulaim menolak lamarannya dengan angkuh dan besar diri seraya mengatakan “sungguh tidak pantas bagiku menikah dengan lelaki yang musyrik. Tidakkah engkau tahu, hai Abu Thalhah, bahwa tuhan-tuhan kamu adalah hasil ukiran seorang budak miliki keluarga fulan dan sekiranya kamu bakar dengan api niscaya ia akan terbakar”


Saat itu juga dada Abu Thalhah terasa sangat sempit, lalu ia pergi dengan perasaan yang hampir tidak percaya dengan apa yang dilihat dan didengarnya. Akan tetapi, cintanya tulus kepada Ummu Sulaim membuatnya datang kembali pada hari berikutnya untuk mengiming-imingi Ummu Sulaim dengan mahar yang jauh lebih besar dan penghidupan yang makmur lagi senang dengan harapan barangkali saja Ummu Sulaim menjadi lembut dan mau menerima lamarannya. Kali ini Ummu Sulaim menjawabnya dengan kesopanan yang tinggi seraya berkata “orang seperti engkau, hai Abu Thalhah tidak pantas untuk ditolak. Sayangnya engkau seorang lelaki yang kafir, sedang aku adalah seorang wanita muslim. Aku tidak boleh menikah denganmu”


Abu Thalhah bertanya “apakah sebenarnya yang engkau inginkan?” Ummu Sulaim berkata “apa yang aku inginkan?” Abu Thalhah bertanya “emas ataukah perak yang engkau inginkan?” Ummu Sulaim menjawab “sesungguhnya aku tidak ingin emas atau perak darimu, tetapi aku menginginkan islam darimu” Abu Thalhah berkata “kepada siapakan aku dapat memperolehnya?” Ummu Sulaim menjawab “kamu bisa mendapatkannya dari Rasulullah saw”. Maka pada saat itu juga Abu Thalhah berangkat menemui Nabi saw yang saat itu sedang duduk bersama para sahabatnya. Ketika Nabi saw melihat kedatangan Abu Thalhah, beliau langsung bersabda kepada para sahabatnya :

telah datang kepadamu Abu Thalhah, sedang kedua matanya memancarkan sorotan cahaya islam”


Abu Thalhah datang dan menceritakan kepada Nabi saw apa yang dikatakan oleh Ummu Sulaim. Sesudah itu Abu Thalhah menikahi Ummu Sulaim dengan mahar seperti yang dimintanya yaitu masuk agama islam.

Sesungguhnya Ummu Sulaim adalah contoh yang unggul bagi setiap wanita yang mendambakan kemuliaan dan berupaya meraih keutamaan. Perhatikanlah bagaimana dia bagaimana dia menggariskan tanda-tanda kemuliaan dan keimanan selalu melalui sepak terjangnya yang baik. Perhatikanlah betapa besarnya pahala yang akan diterimanya nanti di sisi Allah Swt. Renungkanlah bagaimana dia telah meninggalkan nama yang harum dan pujian yang baik serta keberhasilannya dalam meraih pahala yang besar lagi diberkati. Demikian itu tiada lain karena dia adalah seorang wanita yang jujur dengan Tuhannya, jujur dengan dirinya sendiri, dan jujur dengan orang lain. Beruntunglah Ummu Sulaim dengan surga yang akan ditempatinya pada hari orang-orang yang jujur memperoleh manfaat dari kejujurannya. Selamat buat Ummu Sulaim dengan kenikmatan kekal yang akan dialaminya dan betapa beruntungnya dia karena mendapatkan semua yang disukainya.

Kata Mutiara Hari Ini

"Murah senyumlah

Jika anda ingin orang lain tersenyum kepada anda"

Wednesday, April 14, 2010

Indah Nya Ketika Itu..


Coretan Buat Kalian Teman ku...

Ukhuwah..
Indahnya Ia jika diamati kembali walaupun pasti tercalit kepahitan namun pasti akan disulam dengan KEMANISAN dalam berukhuwah...segala yang buruk sering dikatakan jadikan sempadan sepanjang persahabatn,,,argh..itu semua kata kata yang sering di lontarkan Tapi..sejauh mana ia lahir dari hati atau mungkinkah ia sekadar Coretan buat tatapan semua yang digelar SAHABAT...

Kini aku Terfikir.......
Sejauh mana? seutuh mana? serapuh mana? persahabatn yang pernah aku Bina...
Selama mana mampu KEMANISAN persahabatan dapat bertahan dijiwa mereka yang begelar sahabat dan selama mana mmpu bertahan dgn jiwa yang sering dinoda dek anasir anasir luar...

Ku sering dengar orang memprsoalkan erti Ukhuwah...Persahabatn.....Teman...Sahabat...huh..aku bertarung dgn perasaan,,,apakah makna itu semua,,,Perlukan aku mengkategorikan siapa mereka yang disamping ku..Aku merasakan semuanya indah bila terbina nya persahabatan bersama teman teman disamping...Namun,,aku akur dimana penghujung nya ukhuwah yang terbina itu...

Pertemuan pertama kali kita sentiasa mekar dibenak fikiranku,,tetapi bgaimana di benak fikiranmu??? mungkin tiada memori card khusus untk ingatan mngenai ku,,,namun mungin dapat diselitkan sedikit memori2 manis antara kita..atau!! tiada tercipatanya memori indah yang boleh disavekan dlm space documen di minda mu...oh..jauh nya aku dari hatimu rupanya....x pe manusia x lari dri sifat lupa,,akan aku mngingatkan mu kmbali...

Indahnya ketika itu..
Seruan dakwah yang mengikat kita…kita bersama mngejar masa mnyelesaikan segala kerja....Bersama kita bersama dalam segala perkara...dlm masa yng sama hadirnya insan baru bgku dari kalngan nasab terdekat mu...wah indahnya ketika itu...aku berada bersama kalian...aku dapat kehidupan baru dalm berukhuwah.....

Mengingatkan aku,,satu program manis bersama senior2 kita di satu tapak Program...kita bersama mnyanyikan lagu tema Devotees[sahabat]....akrabnya kita ketika itu,kita berdua dijemput utk kondak lagu tu..malunyer...apakan daya senior suruh,ikut je kita kan....indahnya ketika itu..


SePulangannya kami ke UKM...
alamak..aku ada satu program melibatkan markah exam ku...Tapi tak PE....walau aku mengecualikan diri,aku dapat mneruskan bersama sama program ukhuwah itu...sayang nya aku pada kalian...kerna aku yakin kalian lebih membwa khidupan ku...
Buktiya..kalian bersama2 mnyiapkan asigmnt ku utk aku mndptkn blik markah ku, walaupun tika itu kalian sibuk dengan exam.???erm,,mcm tulah ukhwah,, kalian bermatian mnolong ku..indahnya ukhuwah ketika itu..tp!! mungkin ke kerana permintaan senior suruh menemaniku Tika itu???? x kan??...dari hati kalian kan...selepas exam,esoknya,,,ingat x sempat kita bersama2 ke Masjid Hasanah bersama kuda putih ku, yang gagah berlari....utk mndptkan bahan assigment ku...owh indahnya ketika ku...


Semenjak pada itu...
Pendaftaran kusus kita bersama,,mmudahkan urusan gerak kerja kita...kesana kemari kita bersama,,makan minum,,rehat,release tension,shopping,,,argh sering kita bersama...sehingga kadang kadang ksibukan ku mnyebabkan tman2 disekelilingku hairan melihat perubahan pada diriku...kelas kadang kadang kelewatan,,,asgmnt kadang2 last minute...ish ish...taksub btul ku pada taklifat yng dberikan..hehe..pepun,aku sngat terima kasih atas nasihat teman2 ku...itulah teman...”KWAN SEJATI BUKAN YANG MMBENARKAN APA YANG KITA KATA,TAPI MNEGUR SGALA KSALAHAN PADA KITA”...Ingat tau!!! jgn abaikan urusan akademik walau pun sibuk dalm urusan gerak kerja dakwah...indahnya waktu itu...itu pentingnya kawan...

Pada Akhirnya,,,
kita cuba balance kan masa kita dengan urusan gerak kerja,urusan akademik,dan hubungan kita bersama mad’u..Maka kputusan yang kita pegang bersama,,kita hanya bersama disaat kita rasa perlunya,,kerna kita yakin,,ikatan ukhuwah dakwah kita lebih berpadu...maka bermulalah kehidupan baru kita kan..masa ku lebih bersama teman teman fakulti ku...Dan kau terus bersama teman seGerakan kita...kehidupan kita lebih selesa ketika itu...aku masih diingatan kalian walau pun jarang bersama kalian....buktinya,,,kalian masih mncri ku disaat kalian mmrlukan pertolongan dariku....kmana kalian disitu juga aku...INGAT TAK!!!! kita bersama ke rumah ummi naik train...bertolak magrib dari UKM..masyaallah...punya kita syngkan masa berama kita....simpan lagi tak card KTM yang kita menabur janji untuk simpan bersama...i.allah mgkin hnya ada diceruk hati hati kalian..indahnya ketika itu kan...trima kasih kerana jadi teman ku sebelum ni....knp tidak sekarang????i.allah masih ada sisa di hati kalian...

Tapi...
Setebal mana ukhwah yang kita bina tu????adakah hanya tika diperlukan kita mncari teman???bukan begitu kan...tapi bagaimana kita????persoalan demi persoalan bermain di benak fikiran....adakah segalaya kerna diriku terlalu mlebihkan sahabat fakulti ku...tapi itulah hakikatnya..dan kalian tentu faham keadaan nya kan.kerna aku yakin pd kalian,,ukhuwah kita jalinkan kerna atas keterikatan ikatan fikrah pasti lbih kuat bukan....


Kadang Kadang...
Kita sering berintraksi via maya mengatakn Rindu...Rindu persahabatn selama ini...Bila YM,,,Bila SMS ayat kita manis,,indah..menabur kata rindu,kasih dan sayang..Hingga air mata mmpu dialairkan bla mngenangkan bersalah kerna buat teman trasa sedemikian,,namun benarkah itu semua realiti..diriku x pasti sejauh mana ia lahirnya dri htimu dgn apa yang kau utarakan?...atau hanya ketika kau kesepian kau mncari jejak ku?...bila kau bersama 3 serangkaimu,,adakah aku msih di hatimu?....Namun aku cuba berhusnuzone dan berlapang dada...sememangnya itu yng perlu ada dalm stiap mereka yang digelar Teman...Apatah lagi kita yang bersama sering mngatakn mngejar redhanya....

Namun..
Masa berganti Hari berganti Bulan berganti Semester...
Persoalan itu terus dibenak fikiran ku...Tiada kurasakan perubahan di antara kita,,,malah kumerasakan antara kita semakin jauh,,dan aku sering dihujung hujung ingatan kalian...Terdetik untuk aku berikan satu pmberian ikhlas driku bersama nama kalian tertulis diatasnya..Makin hari tulisan itu semakin kabur dan hampir padam...terfikir aku,,begitu jugak kah persahabatn antara kami???ya allah prihalah ukhuwah kami....

Sehingga lah kini...
Aku Diberi satu taklifat yang lebih besar,membuat kan aku lebih bnyak perkara untuk difikir kan maka hanya mampu lebih berhusnuzone dengan kalian...makan bersama jarang sekali,,ke tempat pogram bersama jarang sekali,,shopping bersama jarang sekali,,mncari sakinah bersama jarang sekali..apa yang aku sangkakan,mungkin kalian ada keperluan lain..Tapi knp kita x mampu bersama??..walhal dia boleh???adakah kerna dia sering mnghabiskan masanya bersama kalian,,manakala aku lebih berdikari mnyelesaikan kerjaku sendirian..adakah itu faktornya....

Makin hari..hati ku Makin Runsing....
sehingga kini...kurasakan seperti namaku terkubur dibenak fikiran kalian...
Ya Allah berikan aku kekuatan Hadapinya...singkapkan Kebenaran yang sering bermain dibenak ku Ya Allah..

Sehingga 72 jam yang berlalu...
Argh...halusnya naluriku kau persendakan...Kau pergi tanpa mempelawaku bersama...Sedangkan kau hadir dihadapan daun Pintu ku sebelum bergerak kesana,,tapi kakunya lidah mu untuk mengajak ku bersama...(Apakah masih bernas alasannya yang kalian Utarakan) Aku hanya mampu melihat sepeninggalan kalian sehingga ke hujung anak mataku di daun tingkap rumahku bersama titisan memanik jernih di pipiku...Gagal nya aku rasakan ketika itu aku didalam memelihara persahabatan....



Baru Aku Sedar...
Hipokrit nya msg msg ukhuwah yng kita sering lontarkan...Hanya sepotong msg sbagai pganti diri mlafazkan kata palsu....sejauh mana ia dari dihati kita sbenarnya....Argh..apa semua ni..Kenapa begitu Rapuh ukhuwah yang aku bina selama 3 tahun ku ini..dimana kah ksilapan ku...Begitu mudah aku ditinggalkan/dilupakan,,walahal kalian sesungguhnya pasti mengakui hakikat kehidupan kita yang harus berlari mngejar redhanya juga matlamat menggalas ilmu untuk dibawa pulang kpada ibu ayah yang sedang mnnti ditangga rumah bukan!!!!...Tidakkah sahabat2 ingin bersama2 mmbantu ku??????..tp,mungkin kalian x berkesempatan masa....tpi knp harus kalian terus mnnggalkan ku???...adakah kalian Mengharuskan masa ku dilebihkan bersama kalian,masa tugasanku yng mmpu aku berdikari sendiri harus terus berubah bersama2 kalian????Wajar kesemua tu.....itu ke yang kalian inginkan...

Ya Allah....
Aku redha apa yang berlaku,,tetapi mngapa serapuh ini persahabatn antara kami...Berat untuk aku Lalui nya Ya Allah...Segalanya ternyata dan terbukti bila mana dua statemnt kutemui yang telah kalian utaran dan telah mmbuktikan sememang aku tiada lagi dalam KAMUS HIDUP KALIAN,kalian memang 3 serangkai yang Hebat...Tapi percaya lah statemnt tersebut mampu melukai hati ramai shbat2kita,, “berhati bila bermadah,,berwaspada bila berkata” Tapi...Mungkin itu yang terbaik untuk kalian teruskan perjuangan ini...Tapi satu permintaan dariku...Jangan lah kalian terus menguburkan kenangan antara kita dalam ingatan kalian,,

TAHNIAH!!,,kerana kalian telah buktikan Kegagalan Ku dalam Persahabatan.... Sepanjang Persahabatn ku,,tidak pernah aku Rasakan Kegagalan Dalm Persahabatan sebegini yang sedang aku cuba Rentasi ini. Allah maha Adil..mungkin Hikmah Lebih Besar mennti didepan hari...

Ya Allah..
Mungkin kan kalau aku sebenarnya sedang diberi ujian oleh mu??? untuk aku mngenal siapa sebenarnya Teman,,Sahabat,,,Kawan,,dan Siapa Musuh..dalam hidup ku...Tapi untuk Kalian tetap aku Letakkan Sebagai Sahabat,Teman dan Kawan...

Apabila kau ingin berteman,janganlah kau pandang kelebihannya krn mungkin dengan satu kekurangan kau akan menjauhinya…
Andai kau ingin berteman janganlah pula dinilai kebaikannya krn mungkin dengan satu kelemahan kau akan membncinya..
Andai kau inginkan sahabat yang satu ,janganlah diuji akan ilmunya kerana apabila dia buntu mungkin kau akan menyisihkannya,
Andai kau ingin berteman Trimalah dia seadanya krn dia hanya seorang sahabat yang hanya manusia biasa..
Maka bersahabatlah krn allah..
Moga Ukhwah Kalian Dibina di atas Landasan yang Satu dan diberkati Olehnya…

Salam Sayang Buat Teman Seperjuangan…
Antara Kau Aku Dia dan Dia…
Smoga ada satu Ikatan yang tidak akan memutuskan ikatan kita..Janji Allah adalah Kepastian...
Ujian Adalah Tarbiyah Darinya...Aku akn Terus diUji dan diUji….


Terasing Dalam Sepi..
Coretan Hati Kecil Seorang Da’ie yang Kerdil..
15/04/10
0315am

Saturday, April 3, 2010

Adakah Aku Wanita Pemikir?:(


Wanita Muslimah yang memahami dengan jelas tentang hidupnya yang sebenar hanyalah untuk mencari keredhaan Penciptanya dan yakin bahawa Jannah (syurga) atau Jahanam (neraka) merupakan balasan diakhirat, adalah seorang wanita yang berfikir. Dia adalah seorang yang tidak akan terpedaya dengan mitos kecantikan atau berusaha sedaya upaya untuk menerima imej dangkal yang dipropagandakan oleh Negara Kapitalis Barat. Dia tidak akan terpengaruh dengan dakyah dangkal yang membincangkan tentang kecantikan, rambut atau fesyen yang betul, atau membuang masa dan tenaga cuba untuk mencapai harapan yang tidak realistik sepertimana yang didefinasikan oleh masyarakat Barat sebagai “wanita yang cantik”. Keutamaan dalam kehidupannya adalah bagaimana menjadi seorang hamba yang tawaddhu’ kepada Penciptanya dan mengumpulkan sebanyak pahala yang mungkin untuk hari kemudian.

Model contoh dalam kehidupannya bukan pelakon filem, pemuzik atau model yang superfisial di Barat atau Timur tetapi lebih kepada Sahabiyaat dan wanita Muslim lampau yang mengabdikan diri hanya kepada Allah dengan memenuhi segala tanggungjawab kepadaNya dengan sepenuh daya tenaga mereka. Mereka ini dikenalpasti dan disanjung oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam ulama-ulama dan didalam sirah Islam bukan kerana kecantikan mereka tetapi kerana keperibadian yang tinggi dan kebijaksaan yang berkualiti, kedermawanan, kerendahan diri, kesetiaan, keberanian, kekuatan, pengorbanan dan menjadi isteri-isteri yang taat dan ibu-ibu yang penyayang. Mereka diiktiraf didalam budaya Islam bukan kerana paras rupa mereka tetapi kerana menjadi pemikir-pemikir yang hebat, cendikiawan yang hebat, pejuang-pejuang yang hebat, pensyair-pensyair yang hebat dan ahli-ali politik yang hebat dan juga para pendakwah yang hebat.

Wanita-wanita seperti Khadijah Radhiallahu anha isteri pertama Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam yang menyokong suaminya didalam berdakwah untuk membentuk Negara Islam yang pertama telah sanggup mengharungi segala kesukaran dan rintangan dengan tabah dan sabar, malah menyaksikan penderitaan anak-anak beliau pada masa yang sama. Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam berkata mengenainya “Aku tidak pernah berjumpa isteri yang lebih baik dari beliau. Dia mempercayai aku ketika orang lain, walaupun ahli dan kaum keluargaku sendiri tidak mempercayai aku, dan menerima bahawa aku adalah Rasul dan Pesuruh Allah yang sebenar. Dia memeluk Islam dan membelanjakan segala harta bendanya untuk membantu aku menyebarkan kepercayaan ini dan juga pada ketika seluruh dunia menentang dan menganiaya aku. Dan melaluinya, Allah mengurniakan aku dengan cahayamata.

Wanita-wanita seperti Fatimah Radhiallahu anha anak perempuan kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam adalah seorang yang sangat pemurah seperti perumpamaan cahaya api diatas bukit yang memberi panduan kepada kapal-kapal yang lalu. Contohnya, pada suatu ketika dimana Salman Radhiallahu anhu salah seorang dari rakan Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam cuba mencari makanan untuk seorang Muslim yang kelaparan kerana telah tidak makan untuk beberapa lama. Dia membawa orang tersebut kebeberapa buah rumah tetapi tiada sesiapa pun yang dapat memberikan sebarang makanan. Tiba-tiba dia sampai kerumah Fatimah, lalu mengetuk pintu serta memberitahu tujuan kedatangannya. Dengan airmata berlinangan, Fatimah memberitahunya bahawa dia telah tiga hari tidak mempunyai sebarang makanan dirumah. Walaupun begitu, Fatimah enggan menolak tetamu tersebut dan berkata, “Aku tidak boleh menghantar pulang seorang tetamu yang kelaparan tanpa memberi sebarang makanan kepadanya”. Fatimah lalu merayu Salman supaya memberikan sehelai pakaian kepunyaannya kepada Shamoon, seorang Yahudi untuk ditukarkan dengan sedikit jagung. Orang Yahudi tersebut sangat kagum dengan kemurahan hati anak perempuan Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam lalu memeluk Islam. Salman membawa jagung tersebut kepada Fatimah, lalu dikisarnya jagung tersebut untuk dijadikan beberapa buku roti. Apabila Salman mencadangkan supaya Fatimah menyimpan beberapa buku roti untuk diri dan keluarganya, Fatimah menjawab bahawa dia tidak mempunyai hak keatasnya kerana dia telah menyerahkan pakaian tersebut kerana Allah.

Wanita-wanita seperti Aisyah Radhiallahu anha isteri kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam adalah seorang yang bijaksana dan mempunyai daya ingatan yang sangat kuat, telah meriwayatkan lebih 2,000 buah hadis. Beliau mempunyai pengetahuan yang mendalam dibidang tafsir, hadis, fikih dan Shari’ah. Didalam suatu mimpi Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam, Malaikat Jibra’il menunjukkan satu gambar Aisyah yang dibaluti oleh sutera berwarna hijau dan berkata, “Dia adalah isterimu didunia dan akhirat.

RENUNGAN>>>
Wanita Muslimah adalah individu yang berfikir, seorang yang tidak membuta tuli meniru dan menurut orang-orang disekitarnya walaupun dia menentang kebiasaan masyarakat. Dia bukanlah seorang individu yang merasa rendah diri kerana imejnya tetapi dia adalah seorang wanita yang yakin dengan kehidupan yang telah dipilihnya untuk memwujudkan kebenaran Islam melalui minda dan keyakinanya. Akhirnya, dia bukanlah seorang wanita yang hanya taksub dengan imejnya sendiri; keterampilan atau kehidupan tetapi sebagai seorang individu yang mengetahui urusan dunia, memahami masalah-masalah manusia dan berfikir dengan hati-hati tentang peranannya untuk merealisasikan sistem yang sebenarnya untuk mentadbir manusia; iaitu Daulah Khilafah. Anda bagaimana?? Marilah sama-sama kita renungkan. Wallahu alam bishawab

Tuesday, March 30, 2010

Mengkritik Baik Jika Bijak Menilainya.


Menjadi kaedah asas dalam gerakan Islam atau mana jua organisasi bahawa pengikut mestilah mentaati arahan pemimpinnya. As Sam’ u wa taah ( dengar dan taat ) terhadap arahan dan kehendak pemimpin dalam perkara yang tidak mengundang kepada maksiat @ mungkar adalah suatu tuntutan bagi amal Islami .

Sabda Rasulullah saw.
على المرء المسلم السمع و الطاعة فيما أحب و كره ما لم يؤمر بمعصية فإذا أمر بمعصية فلا سمع و لا طاعة
Wajib dengar dan taat bagi setiap individu muslim dalam perkara yang ia suka mahupun tidak ( benci ) selama mana ia tidak diperintah melakukan maksiat , apabila ia diperintah melakukan maksiat maka tiada dengan dan tiada taat .
Riwayat Imam Muslim
Tidak semua tindakan dan arahan pimpinan disyaratkan terlebih dahulu mendapat kelulusan mesyuarat . Dalam perkara – perkara tertentu yang berkait dengan maslahah perjuangan dan memerlukan tindakan segera , seorang pemimpin boleh mengambil tindakan awal mendahului keputusan mesyuarat selama mana ia tidak bercanggah dengan prinsip Gerakan Islam atau Amal Islami ..

( Pun begitu , dalam banyak keadaan , syura adalah menjadi prinsip asas dalam membuat keputusan )

Kebenaran ini diberikan kepada pemimpin berasaskan ia adalah seorang pemimpin yang telah dilantik atau diberi baiah dan mandat untuk memimpin oleh ahli . Maka pastinya pemimpin yang dilantik atau dipilih malah telahpun disyurakan dikalangan ahli melalui proses yang telah dipersetujui oleh organisasi ( seperti muktamar ) adalah dikalangan individu pemimpin yang paling layak dan dipercayai .

Justeru itulah , prinsip amal Jamaei telah menegaskan bahawa pemimpin yang telah dilantik , biarpun ia hanya seorang hamba adalah wajib ditaati , dipercayai ( thiqah ) dan diberikan wala’ ( kesetiaan @ kejujuran ) kepadanya.

Sabda Rasulullah saw.
اسمعوا و أطيعوا و إن استعمل عليكم عبد حبشي كأن رأسه زبيبة .
Dengar dan taatlah olehmu sekalipun yang bertanggungjawab mengarah kamu hanya seorang hamba Habasyi sementara rambutnya pula kerinting .

Riwayat Imam Bukhari dari Anas Rha.
Ketaatan kepada pemimpin dalam gerakan Islam bukan bererti kongkongan yang hanya melahirkan ahli yang patuh membabi buta atau membuta tuli . Tetapi untuk mewujudkan sebuah gerakan yang lancar dan berkesan dalam tindakan .
Oleh itu tak salah jika ahli bijak mengkritik...tetapi kritik dengan sama bekerjasama dan ia amat lah di harapkan,,bukan sekadar mengkritik dan membiarkan pimpinan terkontang kanting memikir,menyelesai,mencari dan melaksanakan..Apakah itu dikatakan JEMAAH..apatah lagi dalam Gerakan Islam yang Dibawa...( sebab itu pemimpin mesti dilantik atau dipilih dikalangan yang terbaik sebab pemimpin mesti dipatuhi dan ditaati .)

Sungguh malang bagi sebuah organisasi yang mempunyai pemimpin dan pemimpinnya dipilih oleh ahlinya sendiri tetapi kemudiannya pemimpin itu tidak dipatuhi , tidak dipercayai malah dicaci maki oleh pengikutnya sendiri .

Benarlah apa yang pernah disebut oleh Saiyidina Omar al Khattab :
لا اسلام إلا يجماعة و لا جماعة إلا بإمارة و لا إمارة إلا بطاعة .
Tiada Islam tanpa Jamaah , tiada Jamaah tanpa kepimpinan dan tiada kepimpinan tanpa ketaatan .

Namun apa ertinya Jemaah jika tiada Kebersamaan dan sehaluan...

Namun tindakan pemimpin
kadangkala menjadi ujian kepada pengikutnya. Terutama apabila arahan tersebut merupakan arahan yang sukar untuk dilaksanakan sedang ia adalah suatu yang penting untuk gerakan Islam . Demikian juga arahan yang lahir dari pemimpin tanpa terlebih dahulu melalui proses mesyuarat dikalangan anggota kepimpinannya.

Apa erti wujudnya pimpinan kalau tiada mahu menta'atinya/.mengikutinya..namun ada sesetengah keadaan, Faktor ketidak ta'atan disebabkan Pangkat,Usia dan Pengalaman..Wal hal itu semua sudah menjadi realiti kehidupan manusia.kekadang berada di atas, dan kekadang berada di bawah.Jadi lah sperti roda yang sering akur dengan kehidupan slagimana ia Dielar RODA,dan kita selagi di serantai perjuangan jemaah Islam..

Friday, March 12, 2010

Kau Bukan Yang Dicari

Terkenang akan nasib seorang kekanda yang telah aku kenali 5 bulan lepas...Allah begitu menguji dirinya,,walau kuat luaran yang ditampil kan namun hakikatnya,jauh disudut hatinya rasa kekecewaan yang sungguh mendalam dlm benak jiwanya,aku sebagai wanita amat simpati namun hanya mampu mengalirkan air mata ketika mendengr keluhan jiwa nya,hatiku lebih simpati bila mana rumah tangga dijadikan mainan,anak dijadikan taruhan... Nabil ank sulung nya sangatt manja kepada si Bapa, hingga di bibir mulut nya basah menyebut BABA,BABA, dan BABA..jauh sekali memanggil ibunya,melainkan ketika lapar..sehinga anaknya genap 3 tahun kini,segalanya berubah,,Perubahan kepada BABAnya membawa perubahan kepada selruh kehidupan isteri dan anaknya..
Kehadiran seorang perempuan salewomen mampu menggoyahkan iman seorang lelaki...aduhai dunia.. Sibapa terpengaruh dengan sikap perempuan yang seakan tOmbai di seketika ketika waktu..Lupa akan janji dan pengorbanan siisteri selama berkenalan 5 tahun lepas...Kehidupan sibapa yang asalnya susah dan tidak berpendidikan dan bergantung kepada keluarga sisuami semata..walau asal nya Ayah si isteri tidak meizizkan mereka berkahwin disebabkan kerana si suami yang tidak mempunyai kelulusan pendidikan ,Namun Usaha dan Pengorbanan i isteri untuk mendapatkan sisuami SANGGUP ia menampung perbelanjaan Pendidikan untuk si suami mendapatkan sijil dalam Pendidikan, akhirnya berjaya dan mampu meyakinkan ayahnya dengan sijil yang diperolehi..Wang hantaran,juga belanja di support penuhnya oleh si isteri..namun Kini..dengan kehadiran perempuan tomboi yang hanya hidup bergantung duit keluarga mampu mengoyahkan keimananya dengan memusnahkan rumah tangga yang dibina selama ini dengan Senang nya.
Nabil kini dibibir mampu menyebut BENCI BABA,BENCI BABA..SYNG IBU..kasihani suara ank kecil itu..Anak kecil itu bijak berfikir dengan anak matanya bila mana melihat kekejaman ayahnya terhadap ibunya,, Lafaz CERAI dilontar dan diminta disaat Ibunya mengandungkan anak keduanya yang sangat dinantikan Oleh Nabil ..Dugaan lebih besar bilamana dalam kandungan juga mempunyai Cancer Fibroid dan memerlukan pembedahan untuk membuangnya..mana tanggungjawab kau seorang lelaki..jika ketika itu siBaba nya masih bermesra dan bermanja dengan perempuan Tomboi tersebut..Semasa kandungan 4 bulan fibroid berjaya disuci kan Namun Hatinya semakin pedih bila mana istilah cerai masih basah di bibir suaminya...Kecewanya sebagai isteri."abang, waktu hamil tak boleh cerai,tunggu la lepas bayi ini dilahirkan, kalau abng betul mahukan berpisah,biarlah kia berpisah rumah buat sementara, sehingga baby ini selamat dilahirkan." jawab suami.."tak nak..sekarang jugak sain borang Cerai ini..aku dah tak sabar ni'astagfirullah,,mana kah lmu mu wahai lelaki ISLAM..
3 Bulan selepas itu, Bayi selamat dilahirkan walau tanpa suami di sisi...Selepas anak selamat dilahirkan, bersungguh sungguh lafazkan penceraian..SEtitis pun air mata tidak mengalir di PIPI disebabkan terlalu kecewa dengansikapnya.."tuhan hanya tetapkan JoDOH kita hanya setakat ini"bjak sisuami berkata...